Tampilkan postingan dengan label muhasabah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label muhasabah. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 26 Desember 2015

Jangan Menunda

#Muhasabah

Dari Abu Ishaq ada yang berkata kepada seseorang dari Abdul Qois " Nasehatilah kami". kemudian ia berkata "Hati 'hatilah dengan sikap menunda nunda (nanti dan nanti)".

ketika menunda kebaikan belum tentu di lain waktu mendapatkan kesempatanya untuk melakukan kebaikan lagi, karena kebaikan yang dilakukan sekarang akan di akumulasi dengan kebaikan-kebaikan berikutnya. Jika kita tidak melakukan kebaikan yang diberikan sekarang tentu sangat merugi.

Suka menunda adalah kebiasaan orang yang malas dan tidak menghargai waktu, padahal waktu yang sudah berlalu tidak dapat kembali lagi.

Muhasabah

Kebanyakan manusia banyak yang mau bersusah payah demi dunia ,tapi enggan bersusah untuk akhiratnya.

Berjuang mendapatkan keinginannya tapi lupa akan hisab setelahnya.

Berani menapaki kehidupan tapi enggan menyiapkan jalan menuju kematian.

Memimpikan kemuliaan dan sanjung puji tapi melalaikan muhasabah diri.

Merasa diri hebat padahal dia sejatinya hanyalah hamba.

Berani bertaruh untuk kekayaan tapi lupa bahwa harta hanyalah tiipan juga ujian.

Berani mengaku muslim tapi syariat saja tidak mengetahui.

Apalah kita, hina dan tak bernilai jika hanya mengandalkan kesombongan diri.

Allah menguji kita dengan keterbatasan diri ini, seharusnya kita berani introspeksi, muhasabah diri seberapa kuat diri kita hingga kita berani menilai orang lain.
Jangan marah jika diberi nasihat.
Ikhlas jika beramal, dan jauhi murka Allah karena keangkuhan kita..
Bersandarlah hanya pada Allah

Kita bukan siapa-siapa....kita hanya hamba yang seharusnya hanya taat, taat dan taat.
Berlarilah untuk terus memahami syariatNya.
Marahlah jika hukum Allah dicampakkan.
Berbaiklah pada saudara muslim karena aqidah kita sama.
Dan seharusnya, perjuangan kita juga sama...bukan untuk dunia tapi untuk meninggikan agama Allah.

#Muhasabah

Bila Allah Membongkar Aib


BILA ALLAH MEMBONGKAR AIB SANG HAMBA?

Allah membongkar aib-aib hambnya dalam dua kondisi :

(1) Jika sang hamba mencari-cari kesalahan saudaranya.
Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda :

ولا تتبعوا عوراتهم فإنه من اتبع عوراتهم يتبع الله عورته ومن يتبع الله عورته يفضحه في بيته

((Janganlah kalian mencari-cari kesalahan-kesalahan kaum muslimin, karena barang siapa yang mencari-cari kesalahan mereka maka Allah akan menelusuri kesalahan-kesalahannya, dan barang siapa yang ditelusuri kesalahannya oleh Allah maka Allah akan membongkarnya (meskipun) dia di dalam rumahnya sendiri))
(HR Abu Dawud no 4880)

(2) Jika sang hamba terlalu sering melakukan dosa-dosa secara sembunyi-sembunyi maka Allah akan membongkarnya sebagai pelajaran untuk yang lainnya. Jika satu aib kita atau satu dosa kita saja dibongkar oleh Allah maka mau taruh di mana wajah kita ini....??
Orang-orang yang selama ini menghargai atau menghormati kita maka akan menjauhi kita.... sahabat dekat akan menjauh...
bahkan memusuhi...,
Diantara doa Nabi shallallahu 'alahi wa sallam :

اللَّهُمَّ اسْتُرْ عَوْرَاتِي

Yaa Allah tutuplah aib-aibku...
(HR Ibnu Maajah no 3871 dan Ibnu Hibbaan no 957)

Demikian semoga kita terus senantiasa meningkatkan ketakwaan kita kepada Allah dan menjauhi segala laranganNya Insya Allah.